Camat Wenang : Petugas Kebersihan Lalai dalam Melaksanakan Tugas Diberi Sanksi

Meimonews.com – Pemerintah Kecamatan Wenang tak main-main terkait dengan kebersihan yang ada di wilayah Kecamatan Wenang, Kota Manado. Petugas yang tak disiplin dipastikan akan kena sanksi bila lalai dalam melaksanakan tugasnya.

“Bila ada petugas kebersihan di Kecamatsn Wenang lalai.dalam melaksnakan tugasnya pasti diberikan sanksi,” ujar Camat Wenang Bonix Saweho di dampingi Kasie Pengelolaan Kebersihan Mexen F. Rumengan
kepada Meimonews.com di Taman Kesatuan Bangsa, Sabtu (21/1/2023).

Saat ini, tambah Saweho, sudah ada beberapa petugas yang diberikan sanksi berupa teguran. Bahkan, sudah ada enam petugas yang diberhentikan karena tidak melaksanakan tugasnya dengan baik.

Rumengan menjelaskan, di Kecamatan Wenang yang memiliki 12  kelurahan ada hanpir 100 petugas kebeesihan. Ada yang bertugas mengangkut sampah menggunakan truk-truk sampah tapi ada juga yang menggunakan motor sampah.

Mereka bertugas berdasarkan ret.  Untuk truk ada tiga ret dan sudah diatur jam-jam bertugasnya. Denikian pula yang menggunakan motor sampah. Sudah diatur jadualnya yakni 2 ret.

“Kami, dari Kecamatan senantiasa memonitor, memantau perkembangan di lapangan agar mengetahui kondisi pekerjaan petugas kebersihan yang bertugas,” ujar Saweho.

Mantan petinju andal Sulut ini menambahkan, selain dipantau ioleh petugas kecamatan, Pemerintah Kecamatan berharap kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada Pemerintah Kecamatan bila ada petugas yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Pemerintah Kecamatan Wenang, menurut  Saweho dan Rumengan memang bersikap tegas kepada petugas kebersihan, mengingat arahan Walikota dan Wakil Walikota (Andrei Angouw dan Richard Sualang) agar memberi perhatian serius terhadap kebersihan di daerah ini. (elka)

Mgr. Rolly Rayakan HUT ke-66, Gubernur Sulut Sempatkan Hadir

Meimonews.com – Belum habis kesibukannya sebagai Uskup Keuskupan Manado di momen Natal dan Tahun Baru dengan mendatangi sejumlah paroki/stasi, Mgr. Benedictus Estephanus merayakan syukuran Hari Ulang Tahun (HUT)nya yang ke-66 tahun, Rabu (4/4/2022).

Perayaan yang diadakan secara sederhana diawali misa yang dipimpin Mgr. Rolly (sapaan uskup) di dampingi sejumlah imam (pastor) di Gereja Katedral Manado pagi hari, kemudian dilanjutkan di Wisma Keuskupan usai misa hingga malam hari.

Sejumlah pejabat hadir pada perayaan itu baik bersamaan maupun terpisah, di antaranya Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Sekdaprov Steve AH Kepel, Asisten I Setdaprov Denny Mangala, Pjt. Kepala Bapenda Sulut June Silangen,  Plt. Kepala Dinas Pertanian Sulut Nova Pangemanan, Karo Umum Setdaprov Reinner Dondokambey, Staf Ahli Gubernur Edwin Kindangen.

Selain itu, Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, Kepala Kanwil Kemenag Sulut, Kakandep Kemenag Kota Manado, mantan Sekdaprov Edwin Silangen, Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Noldy Undap, pimpinan/tokoh agama yang tergabung dalam FKUB Sulut dan lain-lain.

Dari lingkungan Katolik, Uskup Emeritus Mgr. Yos Suwatan MSC, sejumlah pastor, suster, bruder, frater dan tokoh/pimpinan organisasi/kelembagaan gerejani dan umat dalam jumlah terbatas ikut merayakan hari jadi gembala mereka baik di pagi hari, siang hari maupun malam hari.

Mgr. Rolly berterima kasih dengan perayaan ini dan bersyukur karena sejumlah undangan (baik internal maupun eksternal) bisa hadir dan merayakan secara bersama HUTnya yang ke-66.

Uskup kelahiran Lembean ini berterima kasih karena dengan terang bisa melihat cahaya, sebagaimana motto tahbisannya sebagai Uskup Manado yakni In lumine tuo, videmus lumen.

Mantan Superior Provinsial MSC Indonesia ini tak lupa mengungkapkan dan berterima kasih atas (antara lain) peran keluarganya (Keluarga Untu – Lasut) sehingga ia bisa menjadi seperti sekarang (pemimpin Keuskupan Manado yang meliputi Provinsi Sulut, Gorontalo dan Sulawesi Tengah.

Mgr. berharap, pimpinan gereja, umat dan bahkan Pemerintah Daerah bisa terus berjalan bersama membangun gereja dan daerah ini.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey berkesempatan menghadiri perayaan ini di dampingi sejumlah staf dan Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut secara bersamaan di acara malam hari.

Dalam percakapan singkat dengan Meimonews.com, Gubernur mengungkapkan rasa senangnya bisa hadir pada acara syukuran Pimpinan Gereja Katolik Keuskupan Manado ini dan berharap, ke depan bapa Uskup bertambah sehat dan kuat untuk melayani umat.

Acara syukuran ditandai pula dengan peniupan lilin dan pemotongan kue ulang tahun. Di siang hari, usai peniupan lilin, Mgr. Rolly berkenan menyerahkan kue ulang tahun kepada Mgr. Yos (dan saling menyuapi), Pastor John Luntungan MSC, Fransiskus Jantje Untu (kakaknya) dan beberapa orang/undangan lainnya. (Fer)

Patda Sulut Capai Rp. 3,628 Triliun Lebih

Meimonews.com – Kendatipun masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, pendapatan daerah (Patda) Sulut bisa mencapai Rp 3,628 triliun lebih pada tahun 2022.

Angka capaian tersebut adalah 93,67 persen dari target perubahan yang ditetapkan yakni sebesar Rp. 3,873 triliun lebih

“Sampai dengan 30 Desember 2022, daerah kita bisa mengumpulkan Patda sejumlah tersebut, walau kondisi daerah Sulut dan nasional masih Pandemi Covid-19,” ujar Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut June Silangen kepada Meimonews.com, Rabu (4/1/2022).

Rincian Patda tersebut, jelas June, terdiri dari  Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer serta Lain-lain Pendapatan yang Sah.

PAD yang telah meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang  dipisahkan serta lain-lain PAD yang sah mencapai Rp. 1,439 triliun lebih atau 97,39 persen dari target perubahan sebesar Rp. 1,478 triliun.

Pendapatan transfer mencapai Rp. 2,136 triliun lebih atau 91,19 persen dari target perubahan sebesar Rp. 2,342 triliun lebih. Untuk Lain-lain pendapatan yang sah mencapai Rp. 52,282 miliar lebih atau 99,52 persen dari target perubahan sebesar Rp. 52,533 miliar lebih.

Capaian tersebut, menurut June tak lepas dari perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulut dalam hal ini Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw didukung pimpinan dan staf Bapenda Sulut serta UPTD Samsat yang ada di daerah ini.

Selain itu, tambahnya, adanya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, yang hasilnya untuk membiayai pembangunan yang ada di Bumi Nyiur Melambai ini. (elka)